Perbandingan Blazer VS Terano
Halo sobat Dhevils Auto! Kembali lagi bersama kami yang selalu setia mengulas dunia otomotif dari sudut pandang mekanik.
Kali ini kita akan mengadu dua raksasa SUV legendaris yang pernah berjaya di aspal Indonesia: Chevrolet Blazer (si "Kebo") dan Nissan Terrano. Keduanya punya aura gagah dan macho yang susah ditandingi SUV modern, tapi mana yang lebih layak dipinang untuk harian atau sekadar hobi? Yuk, kita bedah perbandingannya!
Perbandingan Spesifikasi & Performa
Secara basis teknologi, kedua mobil ini mewakili filosofi yang berbeda antara Amerika-Eropa dan Jepang.
| Fitur | Chevrolet Blazer (Montera/SOHC/DOHC) | Nissan Terrano (Kingsroad/Spirit/GrandRoad) |
| Mesin | 2.2L (2.198 cc) GM Family II | 2.4L (2.389 cc) Z24 SOHC |
| Sistem Bahan Bakar | Injeksi (Multi-Point Fuel Injection) | Karburator |
| Tenaga Maksimum | ~138 hp (DOHC) / ~110 hp (SOHC) | ~118 hp |
| Torsi Maksimum | ~195 Nm | ~185 Nm |
| Sasis | Ladder Frame | Ladder Frame |
Chevrolet Blazer unggul di sisi teknologi mesin yang sudah menggunakan sistem injeksi, memberikan efisiensi pembakaran yang lebih baik dan tenaga yang terasa lebih padat di putaran atas. Sementara Nissan Terrano masih setia dengan karburator, yang meski terasa jadul, punya keunggulan dalam hal kemudahan penyetelan di bengkel kaki lima mana pun.
Konsumsi Bahan Bakar
Jujur saja, sobat tidak bisa mengharapkan keiritan LCGC dari kedua mobil ini.
Chevrolet Blazer: Dengan sistem injeksi, Blazer biasanya mencatat angka 1:7 hingga 1:9 km/liter untuk rute kombinasi.
Nissan Terrano: Karena masih menggunakan karburator dan kapasitas mesin lebih besar, Terrano cenderung lebih boros, berkisar di angka 1:6 hingga 1:8 km/liter.
Perawatan & Penyakit Khas
Ini adalah bagian terpenting bagi calon pemilik mobil "tua bangka" (tuba).
Chevrolet Blazer: Penyakit yang paling sering ditemui adalah overheat (sistem pendinginan harus prima) dan kelistrikan yang agak sensitif. Namun, kenyamanan suspensi dan kekedapan kabin Blazer sering dinilai setingkat di atas Terrano.
Nissan Terrano: Dikenal sebagai mobil yang "bandel". Karena minim sensor dan masih karburator, perawatannya sangat simpel. Masalah paling umum biasanya seputar kaki-kaki yang mulai bunyi atau karburator yang perlu diservis berkala.
Suku cadang untuk keduanya masih cukup mudah ditemukan di pasar daring maupun toko spesialis. Beberapa komponen pendukung seperti
Harga Bekas (Pasaran 2024-2025)
Kedua SUV ini sekarang sudah masuk kategori mobil hobi yang harganya sangat terjangkau:
Chevrolet Blazer: Bisa dipinang mulai dari Rp 35 juta hingga Rp 60 jutaan tergantung kondisi dan varian (DOHC biasanya sedikit lebih mahal).
Nissan Terrano: Harganya cenderung sedikit lebih stabil dan tinggi dibandingkan Blazer, berkisar antara Rp 50 juta hingga Rp 85 jutaan untuk kondisi yang terawat baik.
Kesimpulan: Pilih yang Mana?
Pilih Chevrolet Blazer jika: Sobat mengutamakan kenyamanan, fitur kabin yang lebih modern (injeksi), dan desain Amerika yang sangat gagah dengan budget yang lebih ketat.
Pilih Nissan Terrano jika: Sobat mencari ketangguhan mesin yang sederhana, perawatan anti-pusing, dan harga jual kembali yang relatif lebih stabil.
Apapun pilihannya, pastikan sobat membawa mekanik kepercayaan saat melakukan inspeksi unit, karena kunci memelihara mobil legendaris ini adalah mendapatkan unit yang "bahannya" sehat.
Ingin saya carikan daftar bengkel spesialis Blazer atau Terrano di area sobat?
VS .jpg)
Komentar
Posting Komentar